Festival makanan
Seperti yang kita ketahui bersama, Indonesia adalah Negara yang kaya akan budaya, termasuk makanan khas tradisional yang beraneka ragam. Semestinya kita sebagai pelajar Indonesia harus berbangga diri. Bayangkan saja, beragam makanan tradisional yang berasal dari kira-kira 6000 pulau, dengan tradisi dan bahan masakan yang berbeda menjadikan Indonesia sebagai negara terkaya akan makanan khasnya.
Namun sayangnya, banyak sekali pelajar Indonesia lebih suka mengkonsumsi makanan-makanan import yang berasal dari Negara lain seperti Hotdog, pizza, burger, atau makanan siap saji lainnya. Bapak pun mungkin mengetahui bahwa pelajar-pelajar Indonesia malah lebih mencintai makanan luar negeri dibanding makanan tradisional seperti Karedok, pecel, gado-gado, dll. Mungkin banyak dikalangan anak muda berpandangan bahwa mencintai masakan-masakan khas Indonesia merupakan salah satu hal yang kampungan.
Padahal makanan-makanan tradisional itu memiliki kandungan yang lebih baik untuk pertumbuhan dan kecerdasan otak kita, sedangkan makanan-makanan import memiliki kandungan gizi kurang baik dan beresiko dapat menyebabkan penyakit kolesterol karena didalamnya terdapat kandungan lemak yang tinggi juga mengandung zat kimia sehingga apabila dikonsumsi secara terus menerus akan terjadi penumpukan bahan asing yang akan mengakibatkan penyakit Kanker.
Sebagai generasi muda, seharusnya kita dapat menjadi konsumen yang cerdas. Selain itu kita juga harus dapat menjadi produsen yang inovatif serta menghasilkan produk yang lebih kreatif. Banyak Pelajar Indonesia yang menyukai makanan instan dengan hanya melihat dari bentuknya yang unik, menarik, dan pembuatannya lebih praktis dibandingkan dengan makanan Tradisional yang bentuknya tidak menarik.
Kita semua tahu, bahwa dengan berbagai macam makanan modern yang sudah memasuki kawasan negara Indonesia dapat memusnahkan masakan-masakan tradisional yang ada di daerah kita. Kita telah dijajah dan dimenfaatkan oleh negara lain. Untuk itu pak, saya memiliki satu inovasi baru untuk mempertahankan makanan tradisi tersebut, salah satu caranya ialah dengan cara mengadakan festival masakan khas Indonesia yang berasal dari sabang sampai merauke. Dengan adanya lomba festival masakan ini, kita berharap agar pelajar-pelajar Indonesia dapat menumbuhkan rasa cinta terhadap makanan-makanan khas Indonesia. Pemenang lomba festival ini akan mendapatkan hadiah berupa karya dari buatan tangan atau Handmade, agar dapat memotivasi para pelajar.
By : Debora Septika Sitompul
peringatan keras! karya tulis ilmiah ini (memakai antiplagiat)

