WELCOME IN MY BLOG

Pages

Rabu, 04 April 2012

Renungan

                                          JANGAN MAU DIBODOHI
                                                2 Timotius 2: 14-26
“Hindarilah soal-soal yang dicari-cari, yang bodoh, dan yang tidak layak. Engkau tahu bahwa soal-soal itu menimbulkan pertengkaran.” (2 Tim. 2:23)
Manusia kadang-kadang aneh. Sudah tau kalau ditipu atau dibodohi, tapi mereka tetap saja suka dibodohi dan suka membodohi. Bahkan kadang-kadang ada semacam “kebutuhan” dan ‘kenikmatan” untuk merasakan bagaimana ditipu.
            Seorang turis menikmati perjalanan yang mahal, tetapi ‘menyenangkan” untuk melihat bekas peninggalan sejarah. Di suatu tempat, ia memasuki sebuah ‘museum” yang menyimpan sebuah tengkorak yang dianggap suci. Pemandu wisata dengan lancar menjelaskan: “ini tengkorak Santo Paulus!”. Sang turis pun begitu bersyukur, dapat melihat “jenazah” tokoh Perjanjian Baru yang sering ia baca.
            Keesokan harinya, ia berkunjung ke tempat lain. Di tempat itupun terdapat “museum’ yang menyimpan benda purbakala. Dan... kepada sang turis, penjaga museum  menjelaskan dengan mantap: “Ini tengkorak Rasul Paulus”. Sang turis heran dan bertanya: “kemarin kami mengunjungi sebuah museum. Di sana disimpan tengkorak Paulus. Kenapa disnini juga ada tengkoraknya?” Dengan tenang penjaga museum itu menjelaskan: “Oh, yang ini tengkorak ketika ia masih muda. Yang anda lihat ditempat lain adalah tengkorak ketika ia sudah tua.
            Ketika sering melihat gejala seperti itu. Orang dengan sengaja membayar mahal untuk dibodohi. Dan Ia suka. Kalau itu sudah merambah ke dunia iman, maka tipuan-tipuan yang berkedok  agama, akan sangat merusak hidup manusia. Hindari soal-soal yang dicari-cari, yang bodoh dan tidak layak. Seandainya ada lima puluh juta orang berkata-kata tentang hal yang bodoh, ucapannya itupun masih tetap bodoh.
            Kesimpulannya, Orang beriman tidak bodoh dan tidak mau dibodohi. Bagaimana cara mengasah kemampuan kita supaya kita tidak dibodohi oleh orang lain? Yaitu dengan cara selalu berfikir positif, dan senantiasa menghindari soal-soal yang bodoh dan tidak layak.

0 komentar:

Posting Komentar