WELCOME IN MY BLOG

Pages

Jumat, 07 Desember 2012

Energi pelajar untuk Indonesia

Holla... kali ini saya akan mencoba untuk memuat suatu karangan yaitu karangan Essai, kalian pasti udah pada tau dong pastinya apa itu karangan essai? well, saya mau coba posting karangan essai yang bertemakan "energi pelajar untuk Indonesia" karangan ini saya buat sekitar 2 bulan kebelakang. waktu itu ada suatu acara FOR "forum pelajar" gitu. kebetulan dengan karangan essai saya ini, saya ternyata bisa terseleksi waktu ikutan for. essai inni merupakan gagasan saya untuk Indonesia., saya merupakan delegasi dari SMAN 2 Ciamis. pada saat itu juga essai pelajar yang sudah terseleksi, berhasil masuk kedalam buku yang berjudul "Apa kata Pelajar". essai-essai ini dikirimkan untuk Presiden, Wapres, dan Kemenbud. oke deh, langsung aja ini karangan essainya.
                                                          
                                                      Festival makanan
            Seperti yang kita ketahui bersama, Indonesia adalah Negara yang kaya akan budaya, termasuk makanan khas tradisional yang beraneka ragam. Semestinya kita sebagai pelajar Indonesia harus berbangga diri. Bayangkan saja, beragam makanan tradisional yang berasal dari kira-kira 6000 pulau, dengan tradisi dan bahan masakan yang berbeda menjadikan Indonesia sebagai negara terkaya akan makanan khasnya.
            Namun sayangnya, banyak sekali pelajar Indonesia lebih suka mengkonsumsi makanan-makanan import yang berasal dari Negara lain seperti Hotdog, pizza, burger, atau makanan siap saji lainnya. Bapak pun mungkin mengetahui bahwa pelajar-pelajar Indonesia malah lebih mencintai makanan luar negeri dibanding makanan tradisional seperti Karedok, pecel, gado-gado, dll. Mungkin banyak dikalangan anak muda berpandangan bahwa mencintai masakan-masakan khas Indonesia merupakan salah satu hal yang kampungan.
            Padahal makanan-makanan tradisional itu memiliki kandungan yang lebih baik untuk pertumbuhan dan kecerdasan otak kita, sedangkan makanan-makanan import memiliki kandungan gizi kurang baik dan beresiko dapat menyebabkan penyakit kolesterol karena didalamnya terdapat kandungan lemak yang tinggi juga mengandung zat kimia sehingga apabila dikonsumsi secara terus menerus akan terjadi penumpukan bahan asing yang akan mengakibatkan penyakit Kanker.
            Sebagai generasi muda, seharusnya kita dapat menjadi konsumen yang cerdas. Selain itu kita juga harus dapat menjadi produsen yang inovatif serta menghasilkan produk yang lebih kreatif. Banyak Pelajar Indonesia yang menyukai makanan instan dengan hanya melihat dari bentuknya yang unik, menarik, dan pembuatannya lebih praktis dibandingkan dengan makanan Tradisional yang bentuknya tidak menarik.
            Kita semua tahu, bahwa dengan berbagai macam makanan modern yang sudah memasuki kawasan negara Indonesia dapat memusnahkan masakan-masakan tradisional yang ada di daerah kita. Kita telah dijajah dan dimenfaatkan oleh negara lain. Untuk itu pak, saya memiliki satu inovasi baru untuk mempertahankan makanan tradisi tersebut, salah satu caranya ialah dengan cara mengadakan festival masakan khas Indonesia yang berasal dari sabang sampai merauke. Dengan adanya lomba festival masakan ini, kita berharap agar pelajar-pelajar Indonesia dapat menumbuhkan rasa cinta terhadap makanan-makanan khas Indonesia. Pemenang lomba festival ini akan mendapatkan hadiah berupa karya dari buatan tangan atau Handmade, agar dapat memotivasi para pelajar.
     
                By : Debora Septika Sitompul

peringatan keras!     karya tulis ilmiah ini (memakai antiplagiat)
  

Windows XP vs. Linux


For years, Microsoft’s Windows operating system (OS) has ruled the personal computer market. Several other OSs have always been available, such as Apple’s OS, the Unix OS, and Linux. Linux itself is a mix of many different versions, or distributions (distros), based on essentially the same core.
As of 2009, Windows held 90% of the market, with Apple’s OS X at 9%, and all distros of Linux combined at 1% of the market. The most popular version of Linux, Ubuntu, is about 30% of the Linux corner of the market.
For a long time, Linux users have steadfastly held to their operating system, and declared it better than Microsoft Windows XP. They claim that the Linux OS is more stable, faster, free, and secure. Windows has hardly bothered to answer the claims itself, but Windows users have declared that XP is faster and more stable than Linux.
To decide which OS is better, we have to choose what aspects of the OS we are looking at. The common ground of argument usually centers on security, speed, and stability. Other factors to look at are compatibility and user-friendliness.
1. Security
The longest-held and best argument of lInux users is that Linux is more secure than Windows XP (and all versions of Windows for that matter). This argument stems from the fact that viruses commonly affect Windows computers, and Linux has very few itself. In fact, virus protection programs are very rare for Linux computers, while they are a must with windows computers. In my opinion, this is a valid claim by Linux users, and a point in their favor.
Besides the fact that few viruses are written for Linux, there are still points of the OS that guard against them. For instance, the Linux user is never automatically logged on as “root” or administrator. They have to enter their password to make any dangerous changes to their computers. On Windows, the default user is always the Administrator, which plays nicely into the hands of viruses that can edit the system files without the user’s permission.
There is also a permissions system on Linux that does not allow a program to run unless it has been specially allowed by the user. This is to guard against intrustions by files that run like a .exe file, which is a file type on Windows that can harbor many dangerous viruses.
2. Speed
The latest version of Ubuntu, 10.04, claims to have faster startup and shutdown times than Windows. I've experienced this myself, although it seems to vary depending on the computer. Its users also claim that it is faster than windows as far as running programs is concerned. With a little bit of web research, it turns out that Linux is faster than Windows, although it uses more resources at system startup than Windows XP. The reason cited for the Linux OS being faster is that Linux uses memory more efficiently, making the most out of every MB you give it.
3. Stability
This argument can often go both ways. Windows XP has been around for a long time now, and many of the bugs have been worked out. The most common cause for a Windows crash is a driver issue, and you will most likely find an update on the internet for that particular driver. Linux is a different situation. With Linux, the core is solid, although what you do to the OS can have much worse affects than what you might get with a windows crash. For both systems, many bugs are found after an immediate release, and updates should be applied to both regularly. In Linux, there may be more bugs initially, but the source code, or plans, for the OS are open, so anyone can read them. That way, if there is a bug in Linux, it will probably be found quicker than a bug in Windows, because Windows does not release its source code, and they have to find the bugs themselves.
In the end, if you are not experienced with computers, XP will be more stable. Linux may be stable for basic services, but if you don’t know what you are doing, you can easily mess things up, as Linux isn’t as experienced at keeping you out of trouble as Windows is. However, if you know what you are doing, you may find that Linux is more stable for you.
4. Compatibility
As far as using programs that you are used to using on Windows, the vast majority will not work on Linux. Some of the more popular ones can be run through a program called WINE, that was made to do just that: run Windows programs. Right now, since Windows has 90% of the market cornered, you will have a hard time finding something that does not work on Windows, but many things will not work on Linux. The positive side of this is that most programs that do run on Linux are free, and easily downloadable through their “repositories,” or websites stocked with free programs. Also, many of these free programs are clones of popular Windows programs, although most people will agree that they aren’t as good. For instance, GIMP is a clone of Adobe Photoshop, and OpenOffice is a free office suite. These programs will almost always support Windows formats, while Windows Programs rarely support theirs.
5. User Friendliness
There is no doubt that most people today are much more used to Windows than Linux. However, if you compare the two OSs side by side, the usability is similar. There are different processes to run, different places to go, and different settings to adjust, but overall the Linux system is comparable to the Windows system as far as the basics are concerned. When it comes to the more complex settings, Linux often runs into compiling code and using the command line function, which, although used in Windows, is much less common.
Overall, Linux is faster and more secure, but Windows has a little more polish to it and is much more compatible in today’s world. If you are experienced, Linux is the OS that will let you customize to your heart’s content, but if you are new to computers and plan on doing a good number of things, you should stick to Windows. However, Linux will give any user the same experience as Windows when it comes to the basic internet, email, and word processing programs.
          So, do you think that Linux is better than Windows?

Sabtu, 13 Oktober 2012

Belajar Dasar HTML Merancang Web atau Blog

 Belajar Dasar HTML Merancang Web atau Blog
Seperti yang sudah anda ketahui pada posting saya terdahulu tentang Mengenal Hypertext Markup Language (HTML),  secara ringkas HTML adalah kode yang terdiri dari rangkaian tag untuk menampilkan suatu visual pada halaman Web atau World Web Wide (WWW). Kode HTML ini memungkinkan anda untuk membuat halaman web dan menempatkan  apapun yang anda suka.


Langkah-langkah didalam menyusun sebuah web/blog umumnya adalah sebagai berikut :

1.    Membuat dan menyimpan file HTML
2.    Masukkan kode HTML
3.    Lihat hasilnya di browser (preview)
4.    Ulangi langkah 3 dan 4 jika perlu

Baiklah, mari kita bahas langkah-langkah diatas dengan lebih rinci satu-persatu.

1. Membuat dan menyimpan file HTML
Sebuah file HTML adalah sebuah file teks yang disimpan dalam bentuk  ekstensi “html”.
Jalankan program Notepad editor pada komputer jika anda menggunakan OS Windows, TextEdit jika anda menggunakan Mac. Anda juga dapat  menggunakan pengolah teks HTML khusus seperti Dynamic HTML Editor, Notepad++ dan lain sebagainya.

2. Masukkan kode HTML
-  Buat sebuah file baru pada Notepad anda
-  Simpan file dengan nama  “web pertamaku.html” (tanpa tanda kutip).

Ketik atau copy paste kode HTML berikut  ini ke Notepad anda :


<DOCTYPE HTML PUBLIC "- / / W3C / / DTD HTML 4.01 / / EN" "http://www.w3.org/TR/html4/strict.dtd">
<html>
    <head>
          <title> Contoh Halaman Web Sederhana </title>
    </Head>
          <body> <p> INILAH WEB PERTAMAKU…! </p></Body>
</Html>


3. Lihat hasilnya di web browser (Preview)
Lihat hasilnya di web browser anda, tau caranya?, jalankan web browser anda (Firefox atau Internet Explorer), pada menu klik File -> Open File , lalu arahkan ke direktori dimana anda menyimpan file “web pertamaku.html” tadi, dan lihat hasilnya.

---- Cara lain ----
Arahkan ke direktori dimana anda menyimpan file “web pertamaku.html” menggunakan windows explorer, lalu klik 2 kali pada  file tersebut.


4. Ulangi langkah 3 dan 4 jika perlu
Anda bakalan sering melakukan hal diatas, meng-edit kode html anda kemudian melihatnya lagi di web browser, akan sangat sering, begitu terus berulan-ulang, karena saya yakin anda ingin memastikan hasil dari kreasi anda terlihat apik dan optimal.
Tapi jangan khawatir , hal itu wajar, suatu saat anda akan mengerti mengapa saya berkata demikian.

Penjelasan sederhana dari kode-kode dan tag diatas
OK, sebelum kita lanjutkan, saya akan menjelaskan secara sederhana apa arti dari kode-kode atau tag html diatas.

Sekelompok kode tag HTML ini memerintahkan browser anda apa dan dimana akan menampilkan suatu konten.

Anda juga mungkin sudah mengamati  bahwa pada setiap tag "pembuka" selalu diakhiri dengan tag "penutup", seperti <html> - </html>, <title> - </title>, <head> - </head>, <body> - </body>, perhatikan juga  konten atau materi yang ingin ditampilkan selalu diapit di antaranya. Sebagian besar  tag HTML harus dibentuk dengan tag pembuka dan penutup.

Sebuah halaman web pada umumnya minimal harus berisikan kode tag seperti pada contoh diatas.

Perhatikan  tag :


 <head>
              <title> Contoh Halaman Web Sederhana </title>
    </Head>


Tag “<title> Contoh Halaman Web Sederhana </title>“  ini ditampilkan pada Judul Tab dan Judul Halaman dari web browser (perhatikan gambar).

Sedangkan tag “<body> <p> INILAH WEB PERTAMAKU…! </p></body>” tampil di halaman utama (body).

Selamat mencoba.

Minggu, 20 Mei 2012

“Pengaruh Gaya Hidup Modern terhadap Budaya”




Abstraksi
            Semua masyarakat mengalami perubahan secara terus menerus. Secara hakekat manusia pastilah akan mengalami perubahan. Unsur-unsur budaya baru lahir dari penemuan (discovery), invensi (invention) atau melalui difusi (diffusion) dari masyarakat lain. Kadar perubahan sosial sangatlah berbeda antara masyarakat yang satu dengan masyarakat lainnya, Perubahan dalam segi jumlah dan komposisi penduduk selalu menimbulkan perubahan sosial. Karena keterpencilan (isolation) mengalahi perubahan dan kontak lintas budaya mendorong lahirnya perubahan, maka tentu saja kelompok-kelompok yang secara fisik dan secara sosial terpencil akan mengalami perubahan yang lebih sedikit.Sikap dan nilai-nilai masyarakat amat menunjang atau mengahambat perubahan. Kebutuhan yang dirasakan oleh masyarakat mempengaruhi tingkat kecepatan dan arah perubahan. Di atas segalanya,dasar budaya (cultural base) memungkinkan adanya dasar bagi pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan untuk penciptaan unsur-unsur budaya baru.
            Tidak semua inovasi dapat diterima. Sikap dan nilai-nilai kelompok menentukan ragam inovasi yang berkemungkinan untuk diterima oleh kelompok. Jika kegunaan inovasi dapat dibuktikan secara mudah dengan biaya yang murah, maka bukti tersebut akan sangat membantu membantu diterimanya inovasi itu. Orang yang memiliki kepentingan pribadi (vested interest) biasanya menentang perubahan,namun mereka se-sekali menyadari bahwa perubahan yang diusulkan sebenarnya menguntungkan mereka. Kepintaran dan kedudukan sosial agen perubahan mempengaruhi keberhasilannya dalam memperkenalkan perubahan. Tanpa mengetahui kebudayaan masyarakat secara baik, maka para agen perubahan akan mengalami kegagalan karena mereka pada umumnya akan melakukan kesalahan dalam memperhitungkan konsekuensi dan teknik penerapan yang menunjang tecapainya sasaran perubahan. Tidak ada satupun konsekuensi sosial yang tidak meninbulkan akibat terhadap kebudayaan setempat. Bahkan inovasi ‘tambahan’ pun dapat mempengaruhi unsur-unsur lainnya
 Daftar Isi
Daftar Tabel dan Daftar Gambar
                4.1 Daftar Tabel
           
            Tabel 1.1 Perilaku masyarakat perkotaan dan masyarakat pedesaan
                       

Masyarakat Pedesaan
Masyarkat Kota
Perilaku homogen
Perilaku heterogen
Perilaku yang dilandasi oleh konsep kekeluargaan dan kebersamaan
Perilaku yang dilandasi oleh konsep pengandalan diri dan kelembagaan
Perilaku yang berorientasi pada tradisi dan status
Perilaku yang berorientasi pada rasionalitas dan fungsi
Isolasi sosial, sehingga statik
Mobalitas sosial, sehingga dinamik
Kesatuan dan keutuhan kultural
Kebugaran dan diversifikasi kultural
Banyak ritual dan nilai –nilai sekral
Birokrasi fngsional dan dan nilai – nilai sekular
Kolektivismeitual
individualisme


            Tabel 1.2 Arsitektur dalam peerubahan Kebudayaan





           
Abad
PERIODISASI
KEBUDAYAAN
ARSITEKTUR RUMAH TINGGAL
15 Akhir
Pra Islam
Masy. Hindu, agraris
Rmh kampung limasan, konstruksi panggung, bahan kayu / bambu
16 awal tengah
Perkembangan islam dan kota kudus
Masy.muslim mandiri, agraris dan perdagangan pengaruh cina islam
Bahan kayu lebih berkembang, ornamentasi, pembentukan struktur kota
17-18 awal
Kek. mataram
Orientasi ke negeri grung penyesuaian lokal
Bentuk joglo berkembang, penyederhanaan tata ruang
18-19
Kek. Kolonial Belanda
Penguatan karakter kebudayaan lokal masyarakat pedagang santri
Penyesuain bentuk dan ruang lebih tertutup kompak
19 akhir- awal 20
Puncak kejayaan sosial ekonomi
Masyarakat saudagar kaya tuntutuan aktualisasi
Perkembangan ornamentasi dan element khas setempat
Awal 20-1970
Sosial ekonomi surut
Perkembangan ekonomi baru, mulai dari bawah lagi
Rumah pencu baru tidak di bangun lagi
Sekarang
Modern
Perjuangan untuk menyesuaikan diri dengan tantangan moderenisasi
Rumah berubah sedikit atau banyak atau hilang dijual


BAB I:  Pendahuluan
1. Latar Belakang
Pada kehidupan masyarakat modern, semboyan “waktu adalah uang” atau sering disebut dengan “time is money” cenderung membius masyarakat masa kini untuk menggunakan waktu sebanyak-banyaknya dalam bekerja dan mengejar berbagai benda yang menunjukkan bahwa mereka memiliki taraf hidup modern. Bekerja untuk menghasilkan uang dan sekaligus menjadi makna hidup manusia.
Kita tidak dapat menghindar atau menyangkal bahwa modernisasi merasuk ke segala aspek hidup manusia masa kini. Perkembangan iptek yang pesat, toleransi, perjumpaan antar budaya yang intens dan saling menghargai adalah beberapa contoh perubahan sosial budaya.
Karena pengaruh modernisasi dan arus globalisasi, maka juga terdapat pergeseran nilai-nilai budaya tradisional yang mulai terasa. Ditandai dengan adanya gesekan-gesekan kepentingan individu ataupun kelompok dan terjadi persaingan yang tidak sehat dalam kehidupan bermasyarakat. Sebagai contoh, terjadinya tawuran, munculnya geng-geng motor, dan gangguan sosial lainnya. Hal tersebut menandakan telah terjadi pergeseran nilai-nilai budaya dan berakibat distruktif, baik segi moral maupun material.
Dalam karya ilmiah ini, kami akan memaparkan hasil penelitian dari lingkungan disekitar dan tinjauan pustaka dari berbagai media selama beberapa minggu.

2. Rumusan Masalah
Adapun rumusan masalah yang kami ajukan dalam karya ilmiah ini adalah:
1.      Apa pengertian perubahan sosial budaya?
2.      Bagaimanakah proses perubahan sosial budaya tersebut terjadi dalam kehidupan bermasyarakat?
3.      Apakah perubahan sosial budaya termasuk proses pembangunan?
4.      Bagaimana agar perubahan sosial budaya dapat selaras dengan pembangunan?
5.      Bagaimana dampak perubahan sosial budaya dalam masyarakat terhadap kebudayaan tradisional?
  BAB II:  Landasan Teori
Hakekat pembangunan adalah perubahan, akan tetapi tidak semua perubahan adalah pembangunan. Pembangunan dapat berjalan dengan baik apabila situasi sosial budaya dan ekonomi masyarakat dalam keadaan kondusif. Dalam hal ini, kita sebagai masyarakat juga harus membantu pemerintah dalam proses pembangunan. Kita bisa memulainya dengan hal-hal kecil seperti tidak merusak fasilitas umum yang disediakan pemerintah untuk melayani masyarakat contohnya tidak merusak halte bus, tidak mengotori toilet dan lain sebagainya. Akan tetapi, kita juga tidak meninggalkan nilai-nilai kebudayaan tradisional. Kebudayaan adalah identitas yang menjadi ciri suatu daerah. Oleh karena itu, jika kebudayaan pada suatu daerah menghilang atau punah, maka daerah tersebut tidak memiliki identitas yang sejati.
Perubahan sosial dimulai dengan adanya perubahan pola pikir manusia menjadi lebih modern. Perubahan pola pikir ini akan terus berkembang dan menimbulkan dorongan kepada masyarakat untuk terus berkarya dan terus menciptakan hal-hal baru guna meningkatkan kemakmuran hidupnya, sehingga masyarakat tersebut menjadi masyarakat yang modern. Proses ini disebut modernisasi.
Akan tetapi, modernisasi ini mengakibatkan hilangnya nilai-nilai yang ada di masyarakat. Seperti meningkatnya individualitas, hilangnya budaya gotong royong yang menjadi salah satu ciri budaya tradisional, lunturnya kepercayaan kepada pemerintah, kurangnya masyarakat dalam menghargai adanya pluralitas, hubungan antar individu dan antar kelompok didasari atas kepentingan sendiri, teknologi yang digunakan untuk kriminalitas, dan masih banyak hal lainnya yang menjadi masalah sosial dalam kehidupan bermasyarakat ditengah arus globalisasi yang semakin deras.
BAB III:  Metode Penulisan
Adapun metode yang kami  gunakan dalam menyusun karya ilmiah ini  antara lain mengenai Metode studi pustaka, Metode wawancara (interview), dan Teknik analisis data.
1.      Metode studi pustaka
Pembuatan karya ilmiah ini  dilakukan dengan cara mencari informasi dari berbagai buku dan internet sebagai referensi.
2.      Metode wawancara (Interview)
Kami juga melakukan metode wawancara yaitu dengan bertanya kepada Bapak Savaat selaku guru sosiologi dan Ibu sri selaku guru biologi sekaligus pembimbing dalam pembuatan karya ilmiah ini.
3.      Metode analisis data
Cara kami dalam menganalisis temuan data yang kami dapat  yaitu dengan memastikan semua data dan landasan teori yang diperlukan telah diperoleh dengan baik. Lalu kami menggabungkan teori dengan kehidupan masyarakat sehari-hari berkenaan dengan perubahan sosial budaya.

BAB IV:  Temuan Data dan Pembahasan
1.      Pengertian
            Seiring dengan perkembangan zaman, kebudayaan umat manusia pun mengalami perubahan. Perubahan tersebut juga terus menyebar ke berbagai aspek kehidupan. Seperti gaya hidup, pendidikan, teknologi, dan juga budaya. Budaya juga bisa mengalami perubahan. Kebudayaan tersebut terus bergerak seiring waktu dan memadukan diri dengan kebudayaan lain. Perubahan ini disebut perubahan sosial budaya atau culture social change.
            Menurut Samuel Koenig, perubahan sosial budaya adalah perubahan yang menunjuk pada modifikasi-modifikasi yang terjadi dalam pola-pola kehidupan manusia. Di masyarakat modern ini, manusia harus bisa menyesuaikan diri dengan lingkungannya. Proses masyarakat yang menjadi modern disebut dengan modernisasi. Ada beberapa faktor modernisasi yaitu:
·         Perkembangan IPTEK
·         Perkembangan industri
·         Perkembangan ekonomi
Pada umumnya, kebiasaan dari masyarakat modern adalah mencari hal-hal mudah, sehingga penggabungan nilai-nilai lama dengan kebudayaan birokrasi modern diarahkan untuk kenikmatan pribadi. Sehingga, muncullah praktek-peraktek kotor seperti nepotisme, korupsi, yang menyebabkan penampilan mutu yang amat rendah.

2.      Modernisasi
Moderenisasi merupakan perubahan masyarakat yag bergerak dari keadaan yang teradisional atau masyarakat pra modern menuju kepada masyarakat yang moderen. Perubahan sosial budaya disebabkan karena adanya perubahan pola pikir manusia menjadi lebih modern, lalu terjadi pergeseran nilai-nilai budaya dan kemudian terjadi proses modernisasi ditengah arus globalisasi yang semakin deras dalam masyarakat. Perubahan sosial memiliki dua sifat, yaitu bersifat progresif dan regresif. Perubahan yang bersifat progresif maksudnya yaitu perubahan yang mengarah pada keadaan yang lebih baik dan menuju pada kemajuan. Sedangkan perubahan yang bersifat regresif, yaitu perubahan yang mengarah pada keadaan yang lebih buruk dibandingkan dengan keadaaan sebelumnya.
3.     Ciri Masyarakat Modern
·        Dalam masyarakat modern, hubungan antar individu cenderung berkurang. Masyarakat modern yang individualis, tapi lebih objektif dalam memandang individu lainnya.
·        Penghargaan lebih besar diberikan kepada individu berdasarkan kemampuan intelektualnya yang mendatangkan banyak prestasi.
·        Mobilitas dalam masyarakan cenderung tinggi.
·        Menjunjung tinggi HAM dalam memperoleh keadilan, kesempatan, serta hak dan kewajiban yang sama.
4.     Dampak Modernisasi terhadap Budaya
Pengaruh gaya hidup modern terhadap budaya berdampak positif dan negatif.  Dampak modernisasi positif dapat kita rasakan dengan adanya IPTEK yang bisa membantu masyarakat dalam kehidupan sehari – hari masyarakat bisa berkembang menuju masyarakat yang
BAB IV:  Kesimpulan
 Kesimpulan yang dapat kita ambil dari pengaruh gaya hidup modern yaitu modernisasi diartikan sebagai perubahan-perubahan masyarakat yang bergerak dari keadaan yang tradisional atau dari masyarakat pra modern menuju kepada suatu masyarakat yang modern. modernisasi dapat membantu kita dalam segala hal akan tetapi gaya hidup modern juga  berpangaruh buruk ter.hada masyarakat seperti meningkatnya individualitas, meningkatnya mobilitas, dan perhatian terhadap budaya semakin berkurang.. Budaya yang dijaga oleh nenek moyang terabaikan dengan adanya modernisasi misalnya saja permainan tradisional yang biasa dimainkan anak – anak tradisional sudah jarang kita temui dikota – kota besar seperti Jakarta, Bandung bahkan sampai perkampungan juga sudah jarang ditemui, anak – anak zaman sekarang sudah melupakan mainan tradisional dan lebih memilih memainkan game online , sehingga mainan tradisional menjadi kurang diminati. Adapun pengaruh baik yang dapat kita ambil dengan adanya modernisasi yaitu masyarakat dapat berkembang dengan kemajuan ilmu teknologi misalnya bisnis secara online,bisa bersaing dengan negara lain, anak – anak 
Lampiran
Riwayat Hidup Tim Penyusun
                      by  : Debora septika
                              tina angelina m.d
                             Gita listya

peringatan keras!     karya tulis ilmiah ini (memakai antiplagiat)

Senin, 16 April 2012

Speech contest, simple


Go Green

Good morning everybody,
With all due respect to the honorable judges, to the teacher from all Senior High Schools in ciamis, and all the audience here, ladies and gentlemen… Good Morning!!

First of all, let us thank god because of his blessings, we all can gather here on this sunny morning. In this chance, I would like to tell you my speech that has the theme “Go Green!”

Saving Our Planet is a program that was persuading the earthlings so that they would become more concern and care to their entire environment. It was because the civilization that has been created by the modern people in this millennium era had affected so many destructive impacts which are really needed to be concerned. These impacts are causing a new problem, The “Global Warming”. In prediction, that in the last 100 years the temperatures of our planet has increased by 1’ every year. Meanwhile, the ocean surface has increased for about 1 meter from its former level. The problem is, modern people not only wanted to increase their prosperity, but also increase their rate of comfortable & luxurious life.

Jumat, 13 April 2012

Konsep mol (Bintang kejora)

                               Konsep mol (Bintang kejora)
                        Mencari massa, molar bagi Ar/Mr
                        mencari molar, massa kali Ar/Mr
                        mencari Jp ataupun jumlah Pertikel
                        mol kali enam  koma nol dua kali sepuluh 
                        pangkat dua tiga
                        mencari mol, jumlah partikel dibagi bilangan 
                        avogadro
                                     Untuk konsep mol, volume saat Standar STP
                                     mol kali dua puluh dua koma empat
                                     diluar STP, N.R.T dibagi P
                                     itulah konsep mol, ingat! 
                                    dan terapkanlah di dalam soal
                                    itulah konsep mol, ingat!  
                                    silahkan selamat mencoba




            by: debora s.s